Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
cold email marketing adalah

7 Tips Menulis Cold Email agar Klien Jadi Loyal, Template Gratis!

January 17, 2024
No comments
Share

Anda mungkin telah mengirim ratusan, bahkan ribuan cold email, namun sering kali merasa seperti berbicara ke dinding. Kunci sukses bukan hanya mendapatkan balasan, tetapi juga membangun hubungan yang membuat klien tidak hanya merespons, tetapi juga menjadi loyal.

Artikel ini akan memandu Anda melalui 8 tips esensial untuk merumuskan cold email yang tidak hanya menarik perhatian tapi juga memupuk kesetiaan klien. Plus, kami menyediakan template gratis yang bisa Anda gunakan langsung!

Panduan dan Tips Menulis Cold Email Profesional

cold email adalah
Sumber foto: iStock

Baca sejenak? 7 Tahap Membuat Email Marketing yang Memikat Emosional

Pengertian Cold Email Campaign

Kampanye cold email (email dingin) adalah strategi pemasaran yang melibatkan pengiriman email kepada prospek atau calon klien yang belum pernah berinteraksi sebelumnya dengan pengirim atau brand yang bersangkutan.

Berbeda dengan spam, cold email dikirim secara selektif dan bertujuan, biasanya setelah riset dan segmentasi target yang cermat. Kampanye ini sering digunakan dalam business-to-business (B2B) marketing, di mana hubungan profesional dibangun atas dasar kebutuhan bisnis dan solusi yang relevan.

Inti dari kampanye cold email adalah komunikasi yang dipersonalisasi dan relevan dengan penerima. Sebelum mengirim email, email tersebut harus menyajikan nilai atau solusi untuk masalah yang mungkin dihadapi oleh penerima, menjadikannya lebih dari sekadar promosi. Tujuannya adalah untuk membangun hubungan awal yang dapat berkembang menjadi kemitraan bisnis jangka panjang.

Hal ini membutuhkan penggunaan data dan analitik untuk mengenal audiens target, serta kemampuan menulis yang baik untuk membuat pesan yang menarik dan persuasif.

Perkaya wawasan: Apa Itu Sales Funnel? Kegunaan, Tingkatan, dan Cara Membangun

tips menulis cold email
Sumber foto: iStock

Tips Menulis Cold Email 

Komunikasi melalui email menjadi salah satu sarana utama dalam menjalankan bisnis. Salah satu jenis email yang sering digunakan dalam dunia bisnis adalah cold email.

Cold email adalah pesan email yang dikirim kepada seseorang yang belum memiliki hubungan sebelumnya dengan pengirim, dengan tujuan membangun koneksi atau memulai kerjasama bisnis.

Agar cold email Anda efektif, diperlukan perencanaan dan penulisan yang profesional. Berikut adalah panduan, tips, dan strategi email marketing untuk menulis cold email yang dapat meningkatkan peluang Anda mendapatkan tanggapan positif.

1. Menentukan Tujuan Email

Sebelum mulai menulis cold email, identifikasi dengan jelas tujuan Anda. Apakah Anda ingin menjual produk atau jasa, meminta pertemuan, atau sekadar membangun jaringan? Mengetahui tujuan yang spesifik akan membantu Anda menyusun pesan dengan fokus dan jelas.

Menentukan tujuan adalah langkah awal yang penting dalam merancang cold email. Dengan mengetahui apa yang ingin Anda capai, Anda dapat merancang pesan dengan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan penerima. Misalnya, jika tujuan Anda adalah menjual produk, fokuskan pesan pada manfaat produk tersebut dan bagaimana hal itu dapat memenuhi kebutuhan penerima.

Selain itu, menentukan tujuan juga membantu Anda mengukur kesuksesan cold email Anda. Anda dapat menilai sejauh mana tujuan Anda tercapai dan melakukan penyesuaian strategi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi melalui email di masa depan.

2. Kenali Target Audience Anda

Sebelum mengirim cold email, pelajari lebih lanjut tentang penerima email. Kenali posisi mereka, kebutuhan bisnis, dan isu-isu yang sedang dihadapi. Informasi ini akan membantu Anda menyesuaikan pesan sehingga lebih relevan dan menarik perhatian penerima.

Mengenali target audience dengan baik adalah kunci untuk menulis cold email yang efektif. Dengan memahami latar belakang dan kebutuhan penerima, Anda dapat menyusun pesan yang lebih terfokus dan sesuai dengan kepentingan mereka. Misalnya, jika Anda tahu bahwa penerima memiliki tantangan spesifik dalam bisnis mereka, Anda bisa menawarkan solusi yang dapat membantu mereka mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, personalisasi pesan dengan informasi spesifik tentang penerima dapat meningkatkan rasa relevansi dan nilai pesan Anda. Hal ini dapat membuat penerima merasa lebih dihargai dan cenderung memberikan tanggapan positif terhadap cold email Anda.

3. Subjek Email yang Menarik

Email subject merupakan pintu gerbang pertama yang harus Anda lewati. Pastikan subjek Anda menarik perhatian tanpa terkesan terlalu sensational atau berlebihan. Gunakan kata-kata yang relevan dengan konten email dan mendorong penerima untuk membuka pesan Anda.

Subjek surel yang menarik adalah kunci untuk meyakinkan penerima untuk membuka dan membaca cold email campaigns Anda. Hindari penggunaan subjek yang terlalu umum atau generik; sebaliknya, fokuskan pada elemen yang dapat menarik perhatian penerima secara langsung.

Sebagai contoh, jika Anda menawarkan solusi untuk masalah yang umum di industri mereka, letakkan elemen tersebut dalam subject. Hal ini akan membuat penerima merasa bahwa cold email Anda memiliki nilai bagi mereka dan meningkatkan kemungkinan pembukaan pesan.

4. Sederhana dan Jelas

Cold email sebaiknya ditulis dengan bahasa yang sederhana dan jelas. Hindari penggunaan jargon atau kalimat yang terlalu rumit. Penerima harus dengan mudah memahami maksud dan tujuan dari pesan Anda.

Ketika menulis cold email, hindari menggunakan bahasa yang terlalu teknis atau rumit. Sederhanakan pesan Anda sehingga dapat dipahami oleh siapa pun, terlepas dari latar belakang atau pemahaman mereka terhadap industri. Gunakan kalimat yang jelas dan langsung ke tujuan.

Selain itu, hindari penggunaan kata-kata yang berlebihan atau kalimat yang terlalu panjang. Penerima cenderung lebih responsif terhadap pesan yang langsung dan mudah dicerna. Jika pesan terlalu rumit, ada kemungkinan penerima akan kehilangan minat sebelum mencapai inti pesan Anda.

Sedang trending: 3 Jenis Lead Marketing yang Potensial dalam Penjualan Bisnis Anda

5. Personalisasi Pesan

Tambahkan sentuhan personal dalam cold email Anda. Sertakan nama penerima, rujukan terkait pekerjaan atau kegiatan mereka, dan kenali masalah yang mereka hadapi. Personalisasi dapat membuat penerima merasa lebih dihargai dan meningkatkan peluang mereka untuk merespons.

Personalisasi adalah kunci untuk membangun koneksi dan menarik perhatian penerima. Sebelum menulis cold email, pelajari profil dan aktivitas penerima secara seksama. Gunakan informasi ini untuk menyesuaikan pesan Anda sehingga terasa lebih relevan dan khusus untuk mereka.

Misalnya, jika Anda mengetahui bahwa penerima memiliki minat khusus atau telah bekerja pada proyek tertentu, sebutkan hal tersebut dalam cold email. Hal ini tidak hanya menunjukkan bahwa Anda telah melakukan penelitian yang cermat, tetapi juga meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan melihat cold email Anda sebagai sesuatu yang relevan dengan kepentingan mereka.

6. Tawarkan Nilai Tambah

Jelaskan dengan jelas nilai tambah yang dapat Anda berikan kepada penerima. Apakah itu solusi untuk masalah yang mereka hadapi, peningkatan efisiensi, atau peluang bisnis yang menarik – pastikan penerima melihat manfaat dalam menjawab cold email Anda.

Menawarkan nilai tambah adalah inti dari cold email yang sukses. Jelaskan dengan rinci bagaimana produk atau jasa Anda dapat memenuhi kebutuhan atau mengatasi masalah yang dihadapi penerima. Fokus pada manfaat konkret dan nyata yang dapat mereka peroleh dengan bermitra atau berinteraksi dengan Anda.

Misalnya, jika Anda menawarkan solusi perangkat lunak, jelaskan bagaimana penggunaan produk Anda dapat meningkatkan efisiensi operasional mereka atau mengurangi biaya. Jika Anda menjual produk fisik, tunjukkan manfaat unik yang tidak mereka dapatkan dari pesaing. Dengan memberikan nilai tambah yang jelas, Anda meningkatkan peluang mereka untuk mempertimbangkan tawaran Anda.

7. Pemformatan yang Rapi

Pemformatan yang rapi membuat cold email lebih mudah dibaca dan dipahami. Gunakan paragraf pendek, poin-poin yang mudah diidentifikasi, dan tautan yang terstruktur. Jangan lupa untuk mengecek tata bahasa dan ejaan sebelum mengirimkan email.

Pemformatan yang rapi adalah faktor kunci dalam menjaga ketertarikan penerima terhadap cold email Anda. Gunakan paragraf pendek untuk memudahkan pembacaan dan hindari menumpuk informasi dalam satu blok teks. Poin-poin bullet atau numbering dapat membantu memisahkan ide-ide utama dan membuat pesan lebih mudah dicerna.

Selain itu, pastikan untuk menyertakan tautan dengan bijak. Jika ada informasi tambahan atau presentasi yang mendukung pesan Anda, tautkan ke sumber tersebut. Pastikan juga bahwa tautan berfungsi dengan baik dan dapat diakses dengan mudah oleh penerima.

Selalu periksa tata bahasa dan ejaan sebelum mengirimkan cold email. Kesalahan kecil dapat memberikan kesan kurang profesional dan mengurangi kepercayaan penerima terhadap Anda. Gunakan alat pengecek ejaan dan minta pandangan dari orang lain sebelum mengirimkan cold email ke penerima.

8. CTA yang Jelas

Tutup cold email Anda dengan panggilan aksi yang jelas. Sampaikan dengan tegas apa yang Anda harapkan dari penerima, apakah itu menjawab email, membuat pertemuan, atau mengambil langkah tertentu. Panggilan aksi yang jelas akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan respons.

Panggilan aksi (CTA) yang jelas adalah elemen terpenting dari cold email. Beri tahu penerima langkah apa yang diharapkan dari mereka setelah membaca email. Apakah Anda menginginkan tanggapan melalui email, mengundang mereka untuk pertemuan, atau mengarahkan mereka ke halaman web tertentu, pastikan CTA Anda jelas dan mudah diikuti.

Misalnya, Anda dapat menyampaikan CTA seperti "Saya sangat tertarik untuk mendengar pendapat Anda tentang proposal ini. Bisakah kita menjadwalkan pertemuan singkat minggu depan?" atau "Klik tautan ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk kami." Dengan memberikan petunjuk yang spesifik, Anda memberi penerima arah yang jelas tentang langkah selanjutnya yang diharapkan.

Bacaan terbaru: Apa Itu Lead Nurturing? Baca Manfaat, Strategi, & Tahapannya

template menulis email marketing
Sumber foto: iStock

Template Menulis Email Marketing (Cold Email Template) Gratis

Sektor Teknologi

Dear [Nama],

Saya [Nama Anda] dari [Nama Perusahaan Anda], di mana kami telah meningkatkan produktivitas klien kami rata-rata sebesar 30% dengan [produk/layanan teknologi]. Mengingat reputasi [Nama Perusahaan Penerima] dalam inovasi, saya yakin solusi kami bisa memberikan dampak serupa bagi Anda.

Bisakah kita atur pertemuan singkat untuk membahas ini lebih lanjut?

Hormat kami,
[Nama Anda]

Sektor Kesehatan

Salam hormat [Nama],

Saya [Nama Anda], mewakili [Nama Perusahaan Anda]. Dengan track record meningkatkan efisiensi perawatan pasien hingga 25% di berbagai institusi kesehatan, saya yakin kami dapat membantu [Nama Rumah Sakit/Klinik] dalam misinya menyediakan perawatan terbaik.

Apakah kita bisa diskusi singkat mengenai ini?

Terima kasih,
[Nama Anda]

Sektor Pendidikan

Selamat pagi [Nama],

Ini [Nama Anda] dari [Nama Perusahaan Anda]. Kami telah membantu lembaga pendidikan meningkatkan keterlibatan mahasiswa/siswa hingga 40% dengan [produk/jasa pendidikan]. Kami melihat [Nama Institusi] sebagai partner ideal untuk implementasi strategi serupa.

Bolehkah kita berbicara mengenai potensi kerja sama?

Salam hormat,
[Nama Anda]

Sektor Keuangan

Dear [Nama],

Saya [Nama Anda] dari [Nama Perusahaan Anda], spesialis di [solusi keuangan/teknologi]. Klien kami melaporkan peningkatan ROI rata-rata 20% setelah menggunakan layanan kami. Kami yakin [Nama Perusahaan Penerima] dapat mencapai hasil serupa, mengoptimalkan operasi keuangan Anda.

Mari kita atur waktu untuk membahas ini lebih lanjut.

Hormat kami,

[Nama Anda]

Sektor Energi

Yang Terhormat [Nama],

Saya [Nama Anda], [Posisi] di [Nama Perusahaan Anda]. Dengan rekam jejak kami dalam meningkatkan efisiensi energi hingga 35% untuk klien kami, kami antusias untuk mengeksplorasi bagaimana kami dapat membantu [Nama Perusahaan Penerima] mencapai tujuan keberlanjutan Anda.

Bisakah kita bahas lebih lanjut tentang ini?

Tertanda,

[Nama Anda]

Jangan dilewatkan! Cold Email Campaign: Kegunaan & Cara Meningkatkan Efektivitas

Penutup

Menulis cold email yang profesional membutuhkan perencanaan dan perhatian terhadap detail. Dengan mengikuti panduan dan tips di atas, Anda dapat meningkatkan efektivitas cold email Anda dan membangun hubungan bisnis yang lebih baik.

Ingatlah untuk terus mengukur dan mengevaluasi kinerja cold email Anda, sehingga Anda dapat terus mengoptimalkan strategi komunikasi Anda di masa depan.

Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, Anda akan dapat meningkatkan peluang kesuksesan cold email Anda dan mencapai hasil yang lebih positif dalam upaya komunikasi bisnis Anda.

Gunakan template gratis yang kami berikan sebagai titik awal, dan jangan ragu untuk menyesuaikannya sesuai dengan keunikan bisnis Anda. Jadikan setiap cold email sebagai langkah untuk membangun hubungan yang berkelanjutan dan loyalitas klien.

digital marketing agency jakarta - sab digital marketing agency
Sumber foto: aset SAB

Tidak perlu berjuang sendirian dalam menyusun strategi cold email yang efektif. Di SAB Digital Marketing Agency, kami mengkhususkan diri dalam merancang kampanye cold email yang tidak hanya menarik, tetapi juga menghasilkan konversi.

Klien kami telah melihat peningkatan rata-rata sebesar 40% dalam tingkat respons email berkat pendekatan unik kami yang menggabungkan analisis data, personalisasi yang mendalam, dan konten kreatif.

Kami di SAB memahami bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan dan tujuan yang berbeda sehingga kami menawarkan solusi yang disesuaikan sepenuhnya untuk memastikan bahwa pesan Anda tidak hanya terdengar, tetapi juga beresonansi dengan audiens Anda.

Bersama kami, strategi cold email Anda tidak hanya akan mengirim pesan, tetapi juga membangun hubungan dan mengubah prospek menjadi klien setia. Hubungi kami sekarang dan dapatkan konsultasi gratis bersama digital expert kami di sini!

Bacaan berikutnya: Belajar Membuat Copywriting: Jenis, Contoh, & Formula Copywriting

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ready to start your project with us?
Let's talk!
chevron-down