Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
Strategi Cold Email yang Efektif dan Prospek Leads Meningkat!

6 Strategi Cold Email yang Efektif dan Prospek Leads Meningkat

March 26, 2024
No comments
Share
strategi cold email marketing
Sumber foto: iStock

Jangan Ragu & Bingung Lagi! Ini Rahasia Kirim Cold Email yang Efektif yang Bagus Tingkatkan Peluang Prospek Leads

Dalam era digital saat ini, cold email telah menjadi salah satu strategi pemasaran yang paling efektif, khususnya dalam meningkatkan prospek leads baik di lingkungan B2B maupun B2C.

Artikel ini membahas secara mendalam mengenai strategi cold email yang efektif, kapan waktu terbaik untuk mengirimnya, ciri-ciri yang membuat email masuk ke folder spam, tips dalam menulis copywriting cold email, serta tools yang dapat memudahkan proses ini.

Singgah sejenak? Perbedaan Cold Email dan Warm Email: Tujuan, Strategi, Efektivitas, dan Tools

Apa Itu Cold Email Marketing?

Cold email adalah pesan sekaligus strategi komunikasi yang melibatkan pengiriman email kepada prospek atau calon pelanggan yang belum pernah berinteraksi sebelumnya dengan pengirim atau brandnya.

Berbeda dengan spam, cold email dikirimkan dengan tujuan yang spesifik dan ditujukan kepada individu atau bisnis yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yang membuatnya relevan dan berpotensi memberi nilai kepada penerima.

Tujuan utama dari cold email marketing adalah untuk membangun hubungan awal dengan penerima dengan harapan mengubah mereka menjadi pelanggan atau klien. Ini bisa dilakukan dengan memperkenalkan produk atau layanan, menyampaikan penawaran khusus, atau membagikan informasi yang dapat memberikan manfaat atau solusi terhadap masalah yang mungkin dihadapi oleh penerima.

strategi cold email marketing
Sumber foto: iStock

6 Strategi Cold Email Marketing (Email Dingin) untuk si Penerima Email Baru

Strategi cold email marketing yang efektif memainkan peran penting dalam menjangkau penerima email baru, meningkatkan kesadaran tentang brand Anda, dan akhirnya, mengonversi prospek menjadi pelanggan loyal.

Berikut adalah enam strategi yang dapat membantu Anda mencapai hasil maksimal dari kampanye cold email Anda:

1. Segmentasi dan Personalisasi

Segmentasi dan personalisasi adalah fondasi dari setiap kampanye cold email yang sukses. Segmentasi memungkinkan Anda memecah database besar ke dalam kelompok yang lebih kecil berdasarkan kriteria tertentu, seperti demografi, perilaku, lokasi geografis, atau tahap dalam siklus pembelian. Tujuan utamanya adalah untuk menyampaikan pesan yang lebih relevan kepada audiens yang lebih spesifik, meningkatkan peluang email Anda untuk mendapat respons.

Personalisasi mengambil langkah lebih jauh dengan menyesuaikan pesan untuk setiap individu dalam segmen tersebut. Ini bisa sesederhana menyisipkan nama penerima dalam subjek email atau sekompleks menyediakan konten yang disesuaikan berdasarkan riwayat interaksi mereka dengan brand Anda. Teknologi modern dan platform email marketing yang canggih memungkinkan pemasar untuk mengotomatisasi proses personalisasi ini, bahkan ketika mengirim ribuan email.

Penelitian menunjukkan bahwa email yang dipersonalisasi memiliki tingkat buka dan klik yang lebih tinggi dibandingkan dengan email generik. Menggunakan data yang Anda kumpulkan tentang penerima Anda untuk membuat pesan yang relevan tidak hanya meningkatkan efektivitas kampanye Anda tetapi juga memperkuat hubungan dengan audiens Anda, karena menunjukkan bahwa Anda memahami dan menghargai kebutuhan dan minat mereka.

Bacaan terbaru: 5 Alasan Email Anda Disebut Email Marketing Spam, Baca Ini!

2. Penawaran Bernilai

Membuat penawaran yang bernilai kepada penerima email baru adalah salah satu cara terbaik untuk menarik perhatian dan membangun hubungan positif sejak awal. Penawaran ini harus dirancang tidak hanya untuk menarik perhatian tetapi juga untuk menunjukkan keahlian dan nilai tambah yang bisa Anda bawa kepada penerima.

Misalnya, jika target audiens Anda adalah pemilik bisnis kecil, Anda bisa menawarkan akses gratis ke webinar tentang strategi pertumbuhan bisnis atau template rencana bisnis yang dapat disesuaikan. Ini menunjukkan bahwa Anda memahami kebutuhan mereka dan berkomitmen untuk membantu mereka berhasil.

Penawaran ini harus mudah diakses dan memerlukan usaha minimal dari pihak penerima untuk mendapatkannya. Misalnya, menghindari persyaratan pendaftaran yang rumit atau memberikan link langsung ke sumber daya yang dijanjikan. Juga, jadikan penawaran ini sebagai sesuatu yang eksklusif atau terbatas waktu untuk menciptakan rasa urgensi dan mendorong tindakan segera.

3. Judul Email yang Menarik

Judul email berperan vital dalam menentukan apakah email Anda akan dibuka atau tidak. Itu adalah kesan pertama Anda, dan seperti dalam banyak aspek kehidupan, kesan pertama sangat penting. Untuk membuat judul email yang menarik, Anda harus memahami apa yang memotivasi target audiens Anda dan bagaimana produk atau layanan Anda bisa menjadi solusi bagi mereka.

Menggunakan personalisasi, seperti menyertakan nama penerima dalam judul, dapat meningkatkan rasa relevansi dan urgensi. Selain itu, judul yang memicu rasa ingin tahu atau menyajikan manfaat yang jelas bisa meningkatkan tingkat pembukaan. Misalnya, "Pak Bram, hindari kesalahan ini dalam strategi pemasaran Bapak" atau "Temukan bagaimana teknologi kami bisa meningkatkan efisiensi tim Anda hingga 50%."

Perkaya wawasan: Alasan Mengapa Lead Generation B2B Penting untuk Sales

4. Copywriting yang Jelas dan Terfokus

Copy email yang jelas dan terfokus membantu menjaga perhatian penerima dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan. Mulai dengan pembuka yang kuat yang langsung menarik perhatian dan membina koneksi. Lanjutkan dengan menjelaskan nilai atau manfaat yang Anda tawarkan secara singkat dan jelas. Hindari jargon industri dan bahasa yang kompleks; gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh target audiens Anda.

Selain itu, gunakan alinea pendek dan poin-poin untuk membuat isi email lebih mudah dicerna. Pertimbangkan untuk menyertakan testimonial atau studi kasus singkat untuk menambah kredibilitas dan menunjukkan bagaimana produk atau layanan Anda telah membantu orang atau bisnis lain. Akhiri dengan CTA yang jelas dan langsung, menginstruksikan penerima tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya, seperti "Daftar sekarang untuk webinar gratis" atau "Klik di sini untuk menerima e-book Anda."

5. Optimasi untuk Pembukaan Mobile

Dengan meningkatnya penggunaan perangkat mobile untuk membaca email, penting untuk memastikan bahwa email Anda dioptimalkan untuk tampilan seluler. Ini berarti desain yang responsif yang menyesuaikan tata letak berdasarkan ukuran layar perangkat. Email harus mudah dibaca di perangkat mobile, dengan ukuran font yang cukup besar dan tombol CTA yang mudah ditekan tanpa perlu zoom.

Selain itu, pertimbangkan panjang isi email dan loading time. Email yang terlalu panjang atau memuat banyak gambar beresolusi tinggi mungkin tidak ramah seluler karena memerlukan waktu lebih lama untuk dimuat. Pastikan semua elemen penting, termasuk tawaran dan CTA, mudah ditemukan dan diakses tanpa perlu scrolling terlalu banyak.

Bacaan menarik: 7 Tahap Membuat Email Marketing yang Memikat Emosional

6. Testing dan Analisis

Kesuksesan strategi cold email tidak hanya tergantung pada pelaksanaan tetapi juga pada evaluasi berkelanjutan dan peningkatan berdasarkan data. Testing dan analisis memungkinkan Anda untuk memahami apa yang resonan dengan audiens Anda dan apa yang tidak. Ini melibatkan pengujian berbagai aspek email Anda, termasuk subjek email, desain, isi pesan, waktu pengiriman, dan call to action.

A/B testing, atau split testing, adalah teknik yang efektif di mana Anda membuat dua versi dari email yang sama dengan satu variabel yang diubah, misalnya, subjek email. Setengah dari audiens Anda menerima versi A, dan setengahnya lagi menerima versi B. Melalui analisis kinerja masing-masing versi, Anda dapat menentukan mana yang paling efektif dan menggunakan informasi itu untuk meningkatkan kampanye masa depan.

waktu terbaik mengirim email marketing cold email
Sumber foto: iStock

Kapan Waktu Terbaik Pengiriman Email (Cold Email)?

Mengirim cold email di waktu yang tepat dapat meningkatkan kemungkinan email dibuka dan dibaca oleh penerima.

Berdasarkan penelitian dan pengalaman di industri, mengirim email terbaik untuk dikirimkan yaitu pada pertengahan minggu, khususnya pada hari Selasa dan Kamis, antara jam 8 pagi hingga 10 pagi waktu setempat.

Ini adalah saat penerima email paling aktif dalam memeriksa inbox mereka, menjadikan pesan Anda memiliki kesempatan lebih tinggi untuk dilihat.

Jangan Dilewatkan! 3 Jenis Lead Marketing yang Potensial dalam Penjualan Bisnis Anda

Ciri-ciri Cold Email Marketing yang Akan Masuk ke Folder Spam

Cold email marketing yang tidak efektif sering kali berakhir di folder spam karena beberapa alasan:

  1. Penggunaan Kata Spam: Penggunaan kata-kata seperti "gratis", "diskon", "promosi", secara berlebihan dapat memicu filter spam.
  2. Email yang Tidak Personalisasi: Email yang terkesan generik dan tidak memperlihatkan personalisasi kepada si penerima email sering dianggap spam.
  3. Terlalu Banyak Tautan: Memasukkan terlalu banyak link dalam email dapat meningkatkan risiko email dianggap spam.
  4. Daftar Email yang Tidak Tepat: Mengirimkan email ke alamat yang tidak relevan atau yang telah memilih untuk tidak menerima komunikasi dapat meningkatkan kemungkinan email Anda ditandai sebagai spam.
tips menulis cold email copywriting
Sumber foto: iStock

Jangan Salah Kaprah! Ini 5 Tips Menulis Cold Email Copywriting untuk Meyakinkan Calon Pelanggan

Menulis copywriting untuk cold email yang meyakinkan memerlukan keahlian dan strategi tertentu:

  1. Judul Email yang Menarik: Buat subjek email yang menarik dan relevan dengan penerima untuk meningkatkan kemungkinan email dibuka.
  2. Personalisasi: Memasukkan nama penerima, perusahaan, atau detail spesifik lainnya dalam email menunjukkan bahwa Anda telah melakukan riset dan membuat pesan lebih relevan atau personal.
  3. Konten yang Berharga: Sediakan konten atau tawaran yang memberi nilai tambah bagi penerima.
  4. Call to Action yang Jelas: Sertakan apa yang Anda inginkan dari penerima setelah mereka membaca email, apakah itu menjawab email, mendaftar untuk demo, atau mengunjungi situs web Anda.
  5. Pesan yang Singkat dan Padat: Penerima cenderung sibuk, jadi pastikan pesan Anda singkat, jelas, dan langsung ke intinya.

Baca juga: CRM (Customer Relationship Management): Pengertian, Manfaat, Tools, dan Cara Mengembangkan

tools menulis dan mengirim cold email
Sumber foto: iStock

Tools Menulis & Mengirim Cold Email yang Akan Memudahkanmu Mendapatkan Leads Potensial dengan Lebih Cepat

Ada beberapa tools yang dapat membantu proses penulisan dan pengiriman cold email, seperti:

  • CRM dan Platform Email Marketing: Tools seperti HubSpot, Mailchimp, dan Campaign Monitor menyediakan fitur untuk mengatur kampanye email, segmentasi audiens, dan personalisasi email.
  • Tools Otomatisasi Email: Platform seperti Outreach, Yesware, dan Mailshake menawarkan kemampuan otomatisasi yang memungkinkan pengiriman email secara massal namun tetap terpersonalisasi.
  • Penelitian dan Analisis Email: Tools seperti Hunter.io dan Voila Norbert dapat membantu dalam menemukan alamat email yang tepat dan melakukan penelitian terhadap target pasar Anda.

Kesimpulan

b2b digital marketing agency - koldings by sab digital marketing agency
Sumber foto: aset SAB

Dengan mengimplementasikan strategi cold email yang efektif, memperhatikan ciri-ciri yang membuat email masuk ke folder spam, menerapkan tips dalam menulis copywriting, dan menggunakan tools yang tepat, Anda akan dapat meningkatkan prospek leads dan memaksimalkan ROI dari strategi pemasaran digital Anda. Cold email bukan hanya tentang mengirim pesan; itu tentang menciptakan koneksitas yang berarti dengan calon pelanggan Anda.

Jika saat ini Anda ingin menjaring prospek leads lebih berkualitas, kami menawarkan Koldings by SAB Digital Marketing Agency sebagai solusi digital yang strategis. Berbasis layanan unggulan Lead Generation, kami akan menjalankan serangkaian aktivitas cold email campaign hingga penjaringan prospek yang siap dikonversi menjadi partner Anda.

Kami berikan gratis konsultasi selama 30 menit dengan digital expert sekaligus Founder kami. Klik di sini untuk menjadwalkan konsultasinya dan lihat pertumbuhan bisnis Anda secara lebih pesat di tahun ini!

Bacaan berikutnya:

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ready to start your project with us?
Let's talk!
chevron-down