Call us: 
0822-1333-6988
Call us: 
0822-1333-6988
Call us: 
0822-1333-6988
Call us: 
0822-1333-6988
Contoh Lead Generation

Biar Produk In Action, Pahami Dulu 10 Contoh Lead Generation Ini

October 14, 2022
No comments
Share

Jika ingin membuat produk tepat sasaran, harus membuat lead generation dengan tepat. Supaya lead generation semakin in action, harus tahu contoh lead generation apa saja yang perlu diketahui.

Pahami Dulu 10 Contoh Lead Generation Ini

Dalam mempromosikan produk, juga membutuhkan strategi dan ide dalam hal mengoptimalkan lead generation. Berikut 10 contoh strategi dan ide yang bisa kamu jalankan supaya lead dalam marketing dapat optimal.

Baca Juga: Kalau Diminta Jelaskan Perbedaan B2B dengan B2C, Begini 8 Perbedaannya!

Membuat Survei dan Kuis Menarik

Kamu pasti sering menemui kuis-kuis yang menarik saat membuka laman Facebook. Terkadang kuis yang dijawab, hasilnya pun tidak akurat. Pengunjung website terkadang meluangkan waktu untuk menjawab kuis-kuis yang fun. Hal ini merupakan salah satu contoh lead generation yang dilakukan mengetahui seberapa besar pengunjung website.

Hasil dari kuis tersebut merepresentasikan lead yang hendak mereka laksanakan. Bila ingin menambah lead melewati kuis tersebut, bisa terus terang memberikan informasi kepada mereka semua. Pastikan memberitahukan kepada calon konsumen bahwa perusahaan akan menghubungi kontak yang sudah terisi.

Mengadakan Giveaway Bisa Menjadi Contoh Lead Generation yang Lucu

Salah satu strategi dan ide lead generation yang sukses adalah mengadakan giveaway. Kamu bisa memberikan sample produk serta menuliskan definisinya. Jangan asal-asalan memberikan giveaway. Berikan hadiah sesuai dengan kebutuhan industri atau pengunjung. Sesuaikan hadiah dengan produk yang kamu punya.

Baca Juga: 10 Cara Menentukan Target Market Biar Produk Kian Meroket

Misalnya, membuka bimbingan belajar online, kamu bisa memberikan voucher kursus gratis untuk peningkatan skill bagi orang dewasa. Pastikan bahwa kamu juga menawarkan sertifikat yang mencakup peningkatan skill mereka. Dengan begitu, lead pada produk akan meningkat dan banyak komentar berdatangan walaupun sekedar mengucapkan terima kasih.

Berkreasi dengan Video Sekreatif Mungkin

Tak semua konsumen suka membaca teks informasi yang banyak. Jadi, kamu juga harus bisa membuat konten menarik dalam bentuk visual. Dengan membuat konten visual, kamu bisa mempraktikkan secara langsung tentang review produk.

Baca Juga: 8 Cara Menjalin Hubungan dengan Klien

Dari situlah kamu akan mendapatkan lead dan meningkatkan jumlah leadnya dengan cepat. Berdasarkan beberapa penelitian, 65% pengunjung lebih suka memahami materi melalui meda visual.

Menulis Review atau Artikel Produk di Linkedln

Untuk melakukan pemasaran produk, juga bisa memanfaatkan Linkedln atau media sosial lainnya. Namun, dalam hal meningkatkan jumlah lead, Linkedln ini bisa diandalkan. Kamu juga bisa memanfaatkan Twitter, Facebook dan lainnya. Namun, juga harus paham media mana saja yang bisa menjamin lead beberapa persen lebih tinggi.

Di beberapa media sosial, misalnya Linkedln memiliki fitur berupa publishing platform. Hal ini menyarankan kepada semua anggotanya untuk membuat konten dari media tersebut. Kamu bisa membuat beberapa konten berupa blog. Kamu bisa menggunakan website sendiri dan membaginya melalui Linkedln.

Baca Juga: Cara Membuat Visitor Jadi Customer yang Loyal

Membuat Konten untuk Perangkat Mobile

Contoh lead generation yang berikutnya adalah membuat konten untuk perangkat mobile. Namun, karena ukuran tampilan konten terbatas pada layar mobile, perlu belajar desain yang menyesuaikan ukuran smartphone. Pastikan kamu harus melakukan ide dan strategi untuk menarik audience supaya mereka menjadi lead yang terbaik untuk mendapatkan potensi dalam bisnis.

Pastikan isi konten dibuat sesingkat mungkin supaya mudah dibaca oleh konsumen. Hindari pemberian isi konten yang teralu banyak dan berat karena dapat menyebabkan tidak kondusif. Pastikan audience mudah dalam mengakses konten website.

Membuat Web Series untuk Mengundang Rasa Penasaran Penonton

Tidak hanya review produk, juga bisa membuat web series. Jika suka membuat cerita, berikan ide untuk membuat web series. Cerita berseri berkonsep visual bisa menjadi contoh lead generation. Mayoritas para remaja suka dengan konsep cerita yang ceria, lucu dan kekinian.

Selipkan promosi produk sebelum membuka cerita. Bisa jadi si tokoh protagonis bingung mencari makanan. Kebetulan warung di sekitar rumah tokoh tak ada warung yang buka. Kamu bisa sisipkan produk untuk menggunakan produk jasa aplikasi tertentu agar bisa membeli makanan di manapun dan kapanpun. Dengan begitu, bisa meningkatkan lead.

Mengadakan Kompetisi yang Berkaitan dengan Hari-hari Penting

Kamu bisa mengadakan kompetisi dan lomba. Jika produk adalah makanan, bisa adakan lomba, misalnya membuat kreasi makanan dari bahan produk. Kamu bisa juga mengadakan kompetisi semacam mengambil foto. Dengan mengadakan lomba-lomba tersebut, akan ada banyak peserta yang menjadi persyaratannya.

Selain itu, produk bisa menambah lead dari para peserta lomba tersebut. Mereka akan melakukan registrasi yang bisa mengajak audience untuk menjadi lead generation berikutnya. Mereka akan menuliskan beberapa komen yang dapat menambah level lead. Jadi, meskipun hanya komen, tapi hal ini juga berpengaruh terhadap banyaknya lead.

Melakukan Podcast Melalui Radio atau Channel Lainnya

Tidak hanya lewat visual, strategi lead generation juga bisa berupa audio. Salah satu contohnya adalah melakukan podcast melalui beberapa acara di radio. Namun, untuk masuk pada acara radio memang dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika memang hal ini terlalu membebani, bisa mengiklankan produk pada aplikasi podcast siaran pada aplikasi podcast.

Namun, juga haru selalu ingat tentang kapan siaran dilakukan. Pastikan kamu memahami jam-jam orang saat istirahat, tidur, atau beraktivitas lainnya. Saat jam istirahat, kamu dapat memberikan iklan audio saat menjelang tidur siang, atau larut malam. Namun, jangan terlalu malam. Jadi, harus memahami posisinya dengan baik.

Baca Juga: Kenapa Pebisnis Wajib Tahu Pentingnya Merek Bagi Suatu Produk?

Mengadakan Pameran atau Expo

Contoh lead generation yang bisa kamu lakukan adalah mengadakan pameran atau expo. Selain mencari penonton agar menjadi lead, juga perlu mengiklankan produk secara langsung. Pameran biasanya memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha supaya bisa berinteraksi dengan pengunjung.

Selain itu, mereka juga bisa memberikan trial secara langsung kepada klien. Karena customer merasa puas dan penasaran, kamu ajukan produk lain. Seperti yang kamu tahu, suasana pameran atau expo terkadang menyajikan beberapa pertunjukan serta sajian menarik. Inilah yang membuat mood para pengunjung menjadi lebih nyaman dan senang. Waktu yang nyaman inilah yang pas buatmu untuk mempromosikan produk.

Brosur yang Unik dan Bervariasi

Jika beriklan melalui televisi, radio, dan sejenisnya, audiens terkadang hanya mengamatinya saja. Berbeda dengan iklan yang terpampang berupa brosur. Audiens bisa lebih paham dan mengerti maksud iklan yang tertempel. Beberapa syarat tertentu harus dipenuhi agar produknya bisa laris manis ke pasaran dan sektor lainnya.

Brosur tidak harus berbentuk kotak lipatan. Kamu sendiri bisa membuat terobosan baru dengan mencetak brosur yang unik. Brosurmu bisa memilih bentuk bunga, lipatan burung dan lain-lain supaya mereka tidak bosan. Hal ini mereka lakukan, ternyata membaca brosur yang itu-itu saja. Dan ini menjadi langkah untuk mendatangkan leads ke dalam bisnis yang dikelola pastinya.

Usai sudah pembahasan kali ini tentang contoh lead generation. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua dan tetap semangat untuk menjalani bisnis yang bagus.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ready to start your project with us?
Let's talk!
chevron-down