Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
Call us: 
0821-7733-6889
lead nurturing

Lead Nurturing: Definisi dan Tahapan Membangun Lead

September 20, 2023
No comments
Share
mengenal lead nurturing
Sumber foto: iStock

Tingkat persaingan yang semakin ketat dalam dunia bisnis modern menekankan pentingnya membangun dan memelihara hubungan yang erat dengan calon pelanggan. Salah satu strategi yang efektif dalam hal ini adalah "lead nurturing."

Pada artikel ini, kami mengulas secara mendalam tentang apa itu lead nurturing dan tahapan-tahapan kunci yang perlu diperhatikan dalam membangunnya.

Dari pemahaman yang mendalam tentang prospek hingga pengukuran ROI, kami akan menjelaskan bagaimana langkah-langkah ini dapat membantu Anda mengonversi prospek menjadi pelanggan setia yang berarti bagi bisnis Anda. Mari kita mulai dengan memahami dasar-dasar lead nurturing yang kuat.

Singgah dulu? 7 Cara Mendapatkan Lead dari Google Ads

pengertian lead nurturing
Sumber foto: iStock

Mengenal Lead Nurturing

Lead nurturing adalah proses strategis dalam pemasaran di mana perusahaan berusaha untuk mengembangkan hubungan yang kuat dengan prospek atau calon pelanggan mereka dalam rangka memengaruhi keputusan pembelian mereka di masa depan.

Tujuan utama dari lead nurturing adalah membangun kepercayaan, memberikan nilai tambah, dan memandu prospek melalui perjalanan pembelian mereka sehingga mereka akhirnya menjadi pelanggan setia.

Proses lead nurturing melibatkan serangkaian aktivitas seperti mengirim konten informatif dan relevan kepada prospek, menghubungi mereka secara teratur, dan memberikan solusi atau jawaban atas pertanyaan yang mereka miliki. Hal ini bertujuan untuk menjaga prospek tetap tertarik, terlibat, dan menyadari nilai produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan.

Lead nurturing juga dapat melibatkan segmentasi prospek berdasarkan perilaku, minat, atau fase pembelian mereka sehingga pesan dan tindakan pemasaran dapat disesuaikan dengan setiap segmen secara lebih efektif. Dengan melakukan lead nurturing dengan baik, perusahaan dapat meningkatkan peluang untuk mengonversi prospek menjadi pelanggan yang setia dan mendapatkan keuntungan jangka panjang.

Baca sejenak: Retargeting Marketing, 6 Cara Tingkatkan Keuntungan Bisnis Berlapis

manfaat lead nurturing
Sumber foto: iStock

Manfaat Lead Nurturing

Manfaat dari lead nurturing yaitu:

Meningkatkan Konversi

Bila Anda merawat prospek atau calon pelanggan secara teratur melalui komunikasi yang relevan dan berharga, Anda dapat meningkatkan peluang mereka untuk bergerak maju dalam perjalanan pembelian. Ini dapat menghasilkan tingkat konversi yang lebih tinggi dari prospek menjadi pelanggan yang sebenarnya.

Meningkatkan Retensi Pelanggan

Lead nurturing tidak hanya tentang mengubah prospek menjadi pelanggan baru, tetapi juga tentang mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Dengan memberikan konten yang bermanfaat dan relevan kepada pelanggan saat ini, Anda dapat membantu mereka tetap setia dan terlibat dengan bisnis Anda.

Bingung cara meningkatkan retensi pelanggan? Baca artikel ini: 7 Cara Mudah Tingkatkan Retensi Pelanggan, Dijamin Konsumen Repeat Order

Menghemat Waktu dan Sumber Daya

Anda bisa menghemat waktu dan sumber daya yang dapat dialokasikan untuk upaya lain dalam bisnis bila Anda mengotomatiskan sebagian besar proses lead nurturing. Ini juga memungkinkan tim penjualan fokus pada prospek yang paling berpotensi.

Meningkatkan Penjualan

Dengan memandu prospek melalui perjalanan pembelian mereka dan memberikan informasi yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan yang informasi, Anda dapat meningkatkan peluang mereka untuk melakukan pembelian, yang pada gilirannya dapat meningkatkan penjualan bisnis Anda.

Membangun Hubungan yang Kuat

Lead nurturing membantu membangun hubungan yang kuat antara bisnis Anda dan prospek atau pelanggan Anda. Ini menciptakan rasa kepercayaan dan loyalitas yang dapat berdampak positif dalam jangka panjang.

Jangan dilewatkan! Iklan Meta Ads vs Google Ads: 13 Hal Krusial yang Harus Anda Ketahui

Mengukur dan Menganalisis Kinerja

Dengan menggunakan tools dan metrik yang tepat, Anda dapat melacak dan menganalisis kinerja kampanye lead nurturing Anda. Ini memungkinkan Anda untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak, sehingga Anda dapat melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan hasilnya.

Mengurangi Tingkat 'Ghosting'

Lead nurturing dapat membantu mengurangi tingkat pembelian yang ditinggalkan atau tidak selesai dengan memberikan informasi tambahan dan dorongan kepada prospek yang hampir memutuskan untuk tidak membeli.

Meningkatkan Kesadaran Merek

Dengan terus berkomunikasi dengan prospek melalui konten yang relevan, Anda dapat meningkatkan kesadaran merek Anda dan memastikan bahwa bisnis Anda tetap berada dalam pikiran mereka ketika mereka siap untuk membeli.

Personalisasi Pengalaman

Manfaat lead nurturing berikutnya yaitu memungkinkan Anda untuk personalisasi pengalaman prospek atau pelanggan dengan memberikan konten dan tawaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka, sehingga meningkatkan kemungkinan konversi.

Meningkatkan Efisiensi Tim Penjualan

Terakhir, manfaat lead nurturing dengan memberikan prospek yang lebih baik dan lebih siap kepada tim penjualan, Anda bisa meningkatkan efisiensi tim dan membantu mereka fokus pada prospek yang paling berpotensi untuk konversi.

Sedang trending: 13 Peluang Bisnis Online Rumahan Tanpa Modal & Cara Memulai Bisnis

tahapan cara membangun lead nurturing
Sumber foto: iStock

Tahapan Cara Membangun Lead Nurturing

Membangun lead nurturing yang efektif melibatkan serangkaian tahapan yang cermat. Berikut adalah tahapan-tahapan cara membangun lead nurturing:

  1. Identifikasi Target Audience (Audience Target):
    • Identifikasi siapa target audiens atau prospek yang ingin Anda jangkau. Ini dapat berdasarkan karakteristik demografis, perilaku online, atau kebutuhan spesifik yang relevan dengan produk atau layanan Anda.
  2. Pengumpulan Data Prospek (Prospecting):
    • Kumpulkan data tentang prospek Anda, seperti alamat email, nama, informasi kontak, dan preferensi mereka. Ini dapat dilakukan melalui formulir pendaftaran, laman situs web, atau kegiatan pemasaran lainnya.
  3. Segmentasi Prospek (Segmentation):
    • Pisahkan prospek menjadi kelompok-kelompok berdasarkan kriteria tertentu, seperti fase pembelian, minat, atau perilaku sebelumnya. Ini memungkinkan Anda untuk mengirim pesan yang lebih terfokus dan relevan kepada setiap segmen.
  4. Pengembangan Konten (Content Development):
    • Buat konten yang relevan, informatif, dan berharga bagi setiap segmen prospek Anda. Konten ini dapat berupa artikel blog, panduan, video, atau email yang memberikan solusi untuk masalah atau pertanyaan yang mereka miliki.
  5. Penjadwalan Komunikasi (Communication Scheduling):
    • Rencanakan jadwal komunikasi Anda dengan prospek. Tentukan kapan dan bagaimana Anda akan mengirim pesan kepada mereka. Ini dapat mencakup pengiriman email otomatis, konten media sosial, atau panggilan telepon.
  6. Pengiriman Pesan (Message Delivery):
    • Kirim pesan yang sesuai dengan setiap tahap perjalanan pembelian prospek. Pesan harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan, kekhawatiran, atau pertanyaan yang mungkin mereka miliki pada tahap tertentu.
  7. Pantau dan Evaluasi (Monitoring and Evaluation):
    • Pantau respon prospek terhadap pesan Anda. Gunakan tools analitik untuk melacak tingkat pembukaan email, klik, atau interaksi lainnya. Evaluasi kinerja kampanye dan lakukan perbaikan jika diperlukan.
  8. Penyesuaian dan Optimalisasi (Adjustment and Optimization):
    • Berdasarkan hasil evaluasi, lakukan penyesuaian dan optimalisasi pada strategi lead nurturing Anda. Mungkin Anda perlu mengubah pesan, frekuensi komunikasi, atau segmen prospek untuk mencapai hasil yang lebih baik.
  9. Konversi dan Follow-up (Conversion and Follow-up):
    • Saat prospek menunjukkan minat lebih lanjut atau siap untuk melakukan pembelian, pastikan Anda memiliki proses konversi yang efisien. Lakukan tindakan follow-up yang sesuai dan bantu mereka dalam mengambil keputusan pembelian.
  10. Pelacakan Pelanggan (Customer Tracking):
    • Setelah prospek menjadi pelanggan, tetap pertahankan komunikasi dengan mereka. Berikan layanan pelanggan yang unggul dan terus berkomunikasi untuk membangun hubungan jangka panjang.
lead nurturing
Sumber foto: iStock

Baca juga: Strategi Lead Nurturing, Pentingnya dalam Membangun Bisnis

Penutup

Kalau Anda ingin membangun strategi lead nurturing yang sukses, Anda harus memperhatikan sejumlah faktor kunci. Ini termasuk pemahaman mendalam tentang prospek, segmentasi yang tepat, konten berkualitas tinggi, dan automasi yang cerdas.

Selain itu, pelacakan, pengukuran ROI, dan adaptasi terhadap perubahan adalah elemen penting dalam proses ini. Apabila Anda sudah mempertimbangkan semua aspek ini, perusahaan/bisnis Anda dapat membangun hubungan yang kuat dengan prospek dan mengubah mereka menjadi pelanggan setia yang berkontribusi pada kesuksesan bisnis jangka panjang.

digital marketing agency jakarta
Sumber foto: iStock

SAB Digital Marketing Agency adalah salah satu digital marketing agency Jakarta yang bisa menjadi pertimbangan terbaik Anda. SAB juga dapat menjadi mitra yang tepat untuk meningkatkan brand awareness dan sales bisnis.

Dalam upaya membantu kebutuhan online presence untuk bisnis/brand, SAB selalu berkomitmen untuk membangun citra bisnis unggul melalui berbagai terobosan inovasi pemasaran yang disesuaikan dengan profil bisnis/brand Anda.

Melalui layanan strategi terbaik SAB seperti lead generation, email marketing, landing page design & development, hingga SEO dan Ads, bisnis Anda akan bisa mendapat impresi yang memuaskan pada target sasaran berkualitas.

Pelajari profil SAB dengan cara klik di sini atau langsung menjadwalkan konsultasi gratis dengan digital expert SAB dengan cara klik di sini.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ready to start your project with us?
Let's talk!
chevron-down