Call us: 
0822-1333-6988
Call us: 
0822-1333-6988
Call us: 
0822-1333-6988
Call us: 
0822-1333-6988
Cara Menentukan Target Audiens

Ingin Mendapatkan Pelanggan Setia? Berikut Ini Cara Menentukan Target Audiens!

September 18, 2022
No comments
Share

Menentukan target pasar memang penting bagi pelaku usaha. Tapi, ada satu hal yang paling penting, yaitu cara menentukan target audiens. Langkah ini membutuhkan riset yang detail. Karena menyasar pada orang tertentu yang benar-benar berminat membeli. Orang ini disebut sebagai konsumen potensial. Berarti, orang yang tertarik pada produk atau layanan yang ditawarkan. Tidak terbatas pada ketertarikan saja, konsumen lama bisa menjadi sasaran utama juga.

Pentingnya Menentukan Target Audiens Dalam Persaingan Bisnis

Dibandingkan dengan target pasar, mengetahui siapa audiens lebih menguntungkan. Karena pemilik bisnis dapat mengecilkan sasaran. Bahkan menawarkan produk atau jasanya pada konsumen yang tepat. Sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan.

Baca Juga: 10 Cara Mendapatkan Testimoni Pelanggan Ini Mudah dan Murah

Cara ini digunakan untuk membangun komunikasi dalam digital marketing. Komunikasi memberi peluang untuk mengetahui informasi tentang konsumen. Mengetahui siapa pemirsa setia, lebih mudah untuk merancang strategi penawaran. Selalu ingat! Strategi yang baik berawal dari mengenal calon pelanggan yang tertarik.

Di era teknologi, pemasaran untuk mencapai sasaran lebih mudah. Karena penggunaan internet dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga bagian yang kecil. Pebisnis dapat memetakan konsumen sendiri. Sehingga pemasaran menjadi tepat sasaran. Sehingga lebih cepat menemukan pelanggan potensial.

Cara Menentukan Target Audiens Bagi Pelaku Usaha

Kegiatan penelitian pasar, belum lengkap tanpa menyasar pada individu yang lebih spesifik. Bisa jadi strategi yang pebisnis gunakan meleset. Sehingga butuh waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil. Konsekuensi ini sebagai bentuk dari analisa yang salah. Bahkan tak sedikit pelaku usaha yang sia-sia mengeluarkan biaya iklan.

Untuk itu, cara menentukan target audiens sangat diperlukan oleh pengusaha. Jadi, tidak hanya fokus untuk mendapatkan banyak pengunjung website atau pembaca iklan. Peminat potensial pada produk atau jasa harus diutamakan. Karena cukup mengarahkan hingga terjadi closing. Berikut ini langkah yang bisa diikuti agar memperoleh pelanggan.

Baca Juga: Maksimalkan Manfaat dari Riset Target Audiens Saat Menjalankan Usaha

Mengenali Produk atau Jasa yang Ditawarkan

Sebagai pebisnis, sebaiknya mengerti tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Hal ini merupakan poin penting sebelum menentukan sasaran. Sebanyak mungkin kenali produk dan bentuk jasa. Sehingga baik pengusaha maupun tim pemasaran dapat menguraikannya secara jelas. Dengan begitu, segala bentuk pemasaran digital akan mudah dilakukan.

Apalagi jika menemukan pembeli yang tertarik, pasti merasa penasaran. Selanjutnya, mereka akan mencari informasi tentang produk tersebut. Bisa saja mereka mengunjungi website maupun bertanya langsung kepada call center. Wawasan terhadap produk bisa dijabarkan secara rinci.

Tema Produk

Dalam berbisnis, bukan rahasia lagi jika menawarkan barang yang sama. Bahkan satu perusahaan besar pun membuat beberapa produk yang sejenis. Misalnya saja tema produk kali ini adalah pakaian. Sementara pakaian sendiri terdiri dari berbagai jenis. Ada pakaian dewasa, anak-anak, bayi, baju kerja, setelan dan lain-lain.

Dari semua jenis pasti memiliki tema yang berbeda. Tidak semua baju cocok untuk pasar. Sehingga perlu untuk mengklasifikasikan produk berdasarkan tema. Agar pebisnis dapat menjangkau konsumen yang tepat.

Manfaat Produk atau Jasa

Orang tidak akan membeli barang tanpa ada manfaatnya. Percuma saja beriklan sana-sini tanpa mengetahui manfaat dari barang yang dijual. Padahal, pengunjung yang tertarik menginginkan solusi terbaik. Karena merasa membutuhkan barang atau jasa yang ditawarkan.

Oleh sebab itu, mulai dulu dari melihat manfaat produk. Maka, baik pebisnis maupun tim marketing dapat memahami sasaran. Pebisnis menjadi mudah menilai untuk siapa produk itu dijual. Sehingga mendapatkan pembeli yang sesuai dengan hasil riset.

Baca Juga: Pahami Ini untuk Kesuksesan Bisnis, Mengapa Lead Generation Penting?

Kelebihan Produk

Gencarnya pemasaran digital membuat pergerakan bisnis semakin cepat. Setiap tahun tumbuh usaha baru dengan ide yang fresh. Ini menunjukkan kreatifitas dan inovasi terus berkembang. Hanya saja juga menimbulkan persaingan bisnis semakin ketat. Diantara pelaku bisnis pasti ada yang menawarkan barang sama.

Untuk menemukan pembeli potensial, maka pengusaha harus mengetahui kelebihan produk. Karena konsumen cenderung menyukai produk dan layanan yang unggul. Dengan kata lain memiliki perbedaan dengan kompetitor. Ini akan membantu tim pemasaran mendapatkan data sasaran.

Melakukan Identifikasi terhadap Target Pemirsa

Perlu disadari pengusaha, mendapatkan pelanggan setia akan melejitkan omset. Karena tidak memerlukan usaha lebih untuk menawarkan produk. Sehingga tim marketing bisa fokus mendapatkan konsumen baru. Tapi, bidikan tepat ini bisa diperoleh dari proses identifikasi.

Pemetaan Sasaran (Demografi)

Demografi merupakan metode untuk menjelaskan kriteria dari pemirsa. Cara ini dapat mengklasifikasikan konsumen berdasarkan bagian tertentu dari sebuah populasi. Pemilik bisnis membuat kelompok dari segi usia, lokasi, pekerjaan, jenis kelamin dan penghasilan calon pembeli potensial.

Lokasi

Pengusaha bisa mempersempit berdasarkan lokasi pemirsa. Sehingga cukup memilih negara, kota, dan provinsi. Sasaran pada lokasi ini dapat ditentukan dengan jarak. Pebisnis pemula bisa memulai mengidentifikasi audiens di sekitar kotanya sebelum berkembang.

Baca Juga: Apa Saja Tujuan Beriklan Menggunakan Google Ads?

Psikografi

Mungkin istilah psikografi dalam digital marketing kurang familiar. Apalagi bagi pemula yang baru memulai usaha. Istilah ini merujuk pada kepribadian pemirsa atau pembeli potensial. Hubungannya cenderung kepada minat, perilaku, dan karakter pemirsa. Sehingga lebih sulit ditebak daripada demografi. Untuk mendapatkan perhatian, tim marketing perlu membangun kedekatan.

Mengenali Masalah Audiens

Ketika mencari sebuah produk atau layanan, calon konsumen bukan hanya membutuhkan informasi. Dengan mencari, pelanggan berharap menemukan solusi. Ini berarti pemirsa sedang berusaha mengatasi kebutuhan yang tertunda. Bagi pebisnis, menemukan kebutuhan dan mengenali masalah tidak boleh terlewatkan. Jangan hanya terlalu gencar beriklan dan membangun merek.

Memperhatikan Data Bisnis

Jika terlanjur melewatkan riset target audiens, tidak perlu khawatir. Pemilik usaha bisa menentukan dari data yang sudah ada. Melakukan analisa dari data bisnis bisa dibilang cukup mudah. Karena tinggal mengecilkan klasifikasi dan mempelajari dokumen secara rinci. Tim marketing dapat mengidentifikasi suspek melalui iklan atau respon terhadap website. Berapa kali calon pembeli melakukan kunjungan. Juga berapa orang yang melakukan transaksi.

Menggunakan Tools Bantuan

Teknologi menawarkan kecanggihan sekejap mata. Dengan menggunakan tools atau platform tertentu, pengusaha mudah menemukan bidikan. Informasi yang disajikan media digital tersebut sangat lengkap. Bahkan pemilik usaha bisa mengatur sendiri. Google Analytics dan Google Trend cukup populer untuk mendapatkan konsumen potensial.

Baca Juga: Strategi Marketing untuk Bisnis Kecil agar Bisa Bersaing

Mengeliminasi yang Bukan Target Audiens

Memiliki sasaran utama dapat mengecilkan basis pasaran produk. Tapi, cara ini sangat efektif untuk mendapatkan pelanggan setia. Pengusaha menjadi tahu mana konsumen yang menyukai barangnya, mana yang hanya ingin lihat-lihat saja. Dua hal ini tentunya berbeda. Tim marketing lebih mudah mengeliminasi konsumen biasa. Kemudian melakukan analisa secara terpisah. Sehingga metode pemasarannya pun akan berbeda.

Konsep digital marketing sangat relevan untuk menawarkan produk dan jasa kepada masyarakat. Tapi, dalam penerapannya memerlukan strategi yang tepat. Teknik pemasaran digital melibatkan penonton atau pengunjung untuk berinteraksi. Cara menentukan target audiens menjaga pebisnis tidak salah sasaran. Hingga akhirnya memiliki pelanggan tetap.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ready to start your project with us?
Let's talk!
chevron-down