Kekurangan dan Kelebihan Infografis dalam Pemaparan Data
kekurangan dan kelebihan infografis

Kekurangan dan Kelebihan Infografis dalam Pemaparan Data

Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print

Salah satu teknik marketing atau pemasaran yang sering digunakan adalah infografis. Infografis ini bukanlah hal yang baru dalam dunia pemasaran. Teknik ini biasanya digunakan pelaku bisnis untuk menyampaikan pesan dari konten yang telah dibuat.

Penggunaan infografis dalam pemaparan data bisa menarik banyak orang. Dengan konten visual yang bagus, konsumen lebih mudah tertarik dan kemudian mencari tahu secara detail apa yang disampaikan.

Walau demikan, tidak semua orang mengerti sepenuhnya dengan data yang disampaikan. Berikut ini merupakan kekurangan dan kelebihan infografis dalam pemaparan data.

Kekurangan Infografis

Kekurangan dan kelebihan infografis dalam pemaparan data cukup beragam. Sebelum memaparkan tentang berbagai kelebihan infografis, simak dulu beberapa kekurangannya berikut ini.

1. Pembuatannya membutuhkan waktu yang lama

Salah satu kelemahan penggunaan infografis dalam pemaparan data adalah lamanya waktu yang diperlukan untuk membuatnya, khususnya dalam hal pengumpulan data dan desain visualnya.

2. Terbaca tanpa teks

Kekurangan lainnya adalah teks yang ada di dalam infografis tidak keluar dan tidak mampu dibaca oleh Google. Selain itu, permasalahan yang muncul adalah tautan yang diintegrasikan dalam infografis tidak mudah diklik.

3. Harga relatif lebih mahal

Meski hasilnya cukup signifikan, namun bagi sebagian orang atau perusahaan harga pembuatan data infografis ini terbilang cukup tinggi dibanding membuat konten tulisan biasa.

kekurangan dan kelebihan infografis

Kelebihan Infografis

Selain kekurangan, infografis memiliki juga memiliki sejumlah kelebihan, khususnya dalam hal pemaparan data, yaitu:

1. Informasi lebih mudah disampaikan dan dipahami

Infografis mampu menyampaikan informasi secara lebih ringkas dalam bentuk data yang digambarkan secara visual. Dibantu dengan berbagai elemen, seperti Shapes, Chart, SmartArt, Font, Icon, atau Clip Art, informasi yang rumit menjadi lebih enak dipandang dan mudah dipahami.

Gambar infografis biasanya memiliki struktur berupa judul pembahasan, pengantar singkat, inti data, kesimpulan, serta referensi data yang digunakan. Dari konten tersebut pembaca langsung menangkap inti dari informasi yang disampaikan.

Kombinasi angka, gambar, grafik, videao, serta warna-warna menarik lainnya, membantu pembaca lebih mudah menangkap informasi dan merekamnya dalam memori ingatan.

Dibandingkan dengan pembahasan data yang hanya menggunakan teks, data dari infografis lebih menarik sehingga mudah diingat. Bahkan beberapa penelitian menjelaskan bahwa manusia lebih mudah mengingat gambar dibandingkan dengan membaca teks.

2. Meningkatkan efektivitas pemasaran secara digital

Teknik pemasaran infografis memberikan tampilan informasi yang profesional & tepercaya karena bersumber dari data-data yang valid dan diolah sedemikian rupa menjadi lebih mudah dipahami—lengkap dengan referensinya. Itu sebabnya, teknik ini mampu membantu meningkatkan kepercayaan dan ketertarikan terhadap produk, jasa, atau informasi lainnya. Tanpa harus banyak berkata-kata, pemasaran secara digital pun bisa berjalan lebih efektif.

3. Membantu mendongkrak minat pembaca

Tampilan visual infografis yang menarik dengan bantuan sejumlah elemen desain meningkatkan angka keterbacaan dibanding informasi yang diberikan dalam bentuk teks panjang.

Anda dapat menyisipkan data infografis dalam landing page atau dalam konten blog atau website Anda. Materinya bisa bermacam-macam tergantung kebutuhan Anda. Infografis bisa memuat berbagai informasi, mulai dari hal-hal sederhana sampai pembahasan data ilmiah.

Penggunaan infografis akan lebih mudah dipahami jika diletakkan di beberapa paragraf sesuai pembahasan infografis tersebut. Semakin bermutu pembahasan konten blog, penyampaian data lewat infografis sebaiknya dibuat menjadi lebih ringan dan mudah dipahami.

4. Data bisa berkembang menjadi viral

Terakhir, Apabila infografis yang dibuat dalam bentuk video, gambar, atau artikel tersebut mampu memberikan informasi terkini, teraktual, dan bisa dipertanggungjawabkan, maka data bisa menjadi rujukan untuk konten lain yang bertema sama.

Semakin banyak digunakan, maka infografis tersebut bisa berkembang menjadi viral. Apalagi data tersebut menguraikan tentang informasi yang sedang hangat atau belum diketahui masyarakat luas.

Demikian penjelasan mengenai kekurangan dan kelebihan infografis dalam pemaparan data digital. Jika ingin menggunakan infografis untuk mempromosikan bisnis Anda, hubungi saja jasa pembuatan infografis SAB Digital Agency. Perusahaan digital ini akan membuat infografis tentang layanan, produk, dan jasa yang ditawarkan secara berkualitas dan keren.

Selain jasa pembuatan infografis, SAB Digital Agency juga menyediakan layanan untuk membantu memaksimalkan bisnis online Anda melalui teknik digital marketing. Penggunaan teknik digital marketing untuk bisnis akan disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan para pelaku usaha.  Semoga bermanfaat!

Leave a Comment

Ready to start your project with us?