Summary Marketing Funnel Untuk Membangun Brand dan Meningkatkan Omzet | SAB Blog
Summary Marketing Funnel Untuk Membangun Brand dan Meningkatkan Omzet

Summary Marketing Funnel Untuk Membangun Brand dan Meningkatkan Omzet

Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print

Penjualan yang baik dan merek yang dikenal luas adalah dua hal yang diinginkan oleh sebuah bisnis. Menjalankan usaha perlu mengadopsi konsep tertentu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Marketing funnel adalah satu konsep yang dapat meraih kedua hal tersebut.

Menerapkan pemasaran dengan tehnik funnel atau corong akan mengiring konsumen melalui interaksi variatif menjadi pelanggan setia. Ingin tahu bagaimana pengaruhnya terhadap merek dan omzet? Simak penjelasannya lebih lanjut dibawah ini.

1. Riset Target Market

Karena berharap mendapat pelanggan potensial yang dapat melakukan pengulangan transaksi, maka riset pasar dilakukan dengan seksama. Mulai dari pengelompokkan pangsa pasar sampai media sosial yang mereka gunakan. Hal ini bisa dilakukan dengan memasang facebook ads atau google ads. Keduanya memiliki target pasar yang jelas sesuai dengan data personal yang dibagi dengan platform tersebut.

2. Pengenalan Cakupan Produk atau Merek

Proses awal dalam marketing funneling adalah memperoleh calon pembeli sebanyak-banyaknya dengan konten yang menarik dan informatif. Misalkan membuat video singkat, animasi, atau meme. Konten yang dibuat tidak langsung mengarah pada merek namun pada bidang yang digelutinya.

Pengenalan merek atau brand awareness dilakukan secara perlahan sehingga membuat calon pembeli tertarik. Yang ditawarkan adalah nilai, prioritas dan komitmen bisnis Anda. Tujuan utama tahap ini adalah untuk menarik minat dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dari target market.

3. Keterangan Personal

Kala calon pembeli dapat duduk dan mendengarkan penjelasan, maka saat itulah marketing funnel bekerja. Anda dapat menerangkan merek dan produk dengan jelas dan detail. Tehnik ini melontarkan pertanyaan tentang cita-cita, hobi dan harapan dan hal personal lainnya. Lalu disesuaikan dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Sehingga calon pembeli terbujuk menggunakan bisnis Anda sebagai sesuatu yang dibutuhkan.

Cara marketing ini dapat meningkatkan omzet, karena pembeli merasa yakin dengan keputusannya setelah proses berfikir yang matang. Merek usaha Anda juga lebih mudah diingat dengan penjelasan yang panjang lebar.

4. Variasi Marketing

Ada pembeli yang nyaman dihubungi melalui e-mail atau whatsapp. Ada juga yang memilih cukup ada interaksi dengan menggunakan alamat situs atau akun sosial media. Strategi funnel menganjurkan berbagai cara untuk menghubungi klien sesuai dengan cara yang paling disukai oleh calon pembeli.

Dengan cara ini, merek usaha Anda akan dikenal sebagai bisnis yang berorientasi pada konsumen. Tentu calon pembeli yang belum yakin dapat tersaring dengan cara ini. Omzet pun akan mengalami peningkatan karena ada hubungan yang terjalin antara penjual dan pembeli.

5. Hubungan Setelah Transaksi

Anda berhasil mengarahkan konsumen untuk melakukan transaksi. Marketing funnel tidak berhenti saat itu saja. Fokusnya adalah terjadinya transaksi berulang kali. Dengan demikian omzet jadi lebih besar karena menjaga hubungan dengan pembeli yang dijadikan pelanggan setia.

Menginformasikan tentang promo, diskon, acara sampai potongan harga saat pelanggan berulang tahun adalah cara funnel membuat pelanggan tetap terhubung dengan bisnis secara kontinu.  Dengan demikian, pelanggan akan terus-menerus menggunakan produk atau jasa dari bisnis Anda.

6. Pelanggan Menarik Pelanggan Lain

Dengan cara yang benar, Anda dapat memanfaatkan pelanggan untuk mempromosikan bisnis Anda. Bila hubungan penjual dan pembeli sudah terbentuk baik maka akan lebih mudah bagi pelanggan menyarankan bisnis Anda pada teman, kerabat, keluarga dan orang disekitarnya.

Bahkan, tanpa diminta sekalipun, pelanggan dapat melakukan hal ini karena sudah percaya dengan merek Anda. Hal ini dapat menambah keuntungan bisnis Anda sampai berlipat ganda. Saat itulah tercipta loyalitas terhadap merek tertentu dan tidak akan mudah berpaling pada merek lain yang sejenis.

 

Jadi, bagaimana mengimplementasikan marketing funnel dengan baik dan benar? Cara-cara yang sudah dibahas diatas dapat dijadikan pertimbangan. Membina hubungan berkelanjutan dengan pelanggan akan meningkatkan penjualan dan branding yang perhatian dengan para pelanggannya.

Anda bisa mempelajari tehnik ini sendiri atau meminta tenaga ahli dalam bidang tersebut untuk mengoptimalkan usaha Anda. Salah satunya adalah SAB Digital Agency. Layanan jasa yang siap membantu Anda meningkatkan omzet dan membangun merek yang baik melalui marketing funneling.

Leave a Comment

Ready to start your project with us?