Pengertian Google Display Network, Manfaat dan Penggunaannya untuk Promosi Jasa atau Produk yang Kita Punya
Ingin Iklan Anda di Lihat Banyak Orang

Pengertian Google Display Network, Manfaat dan Penggunaannya untuk Promosi Jasa atau Produk yang Kita Punya

Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print

Mungkin Anda sering mengalami hal ini: saat sedang melihat-lihat toko online pakaian incaran, esoknya Anda menemukan gambar itu lagi di website lain. Jejak gambar serupa juga bisa ditemukan pada link halaman mesin pencari Google, baik berupa foto, GIF, dan video.

Sekilas Tentang Google Display Network

Google Display Network adalah iklan buatan Google dalam beragam format. Seperti yang sudah disebutkan di atas, format iklan GDN bisa berupa video interaktif, gambar diam, gambar dan tulisan yang dikenal dengan sebutan ‘meme’, hingga teks.

Fungsi / Manfaat Google Display Network

Google Dislplay Network mempunyai tiga (3) fungsi sekaligus manfaat:

  • Menambah jumlah
  • Menaikkan jumlah awareness serta exposure terhadap calon
  • Mengecilkan target pasar agar tepat sasaran.

Iklan GDN hanya muncul pada layar pengguna internet yang sudah pernah atau mungkin beberapa kali mengakses website yang sama.

Penggunaan Google Display Network

Hadirnya GDN juga disertai dengan beberapa fitur menarik:

  • Cara menayangkan iklan dengan menarik.
  • Rencana menentukan dana atau
  • Kemampuan untuk menganalisis hasil dari iklan.
  • Menentukan target pasar secara tepat dan spesifik.

Format iklan yang paling menarik perhatian users adalah yang mempunyai media visual yang menarik, namun dapat disesuaikan dengan space yang ada.

GDN Bukan Google Adwords

Google Display Network bukan Google Adwords, meskipun fungsinya sama-sama untuk mempromosikan sesuatu. Perbedaannya cukup jelas:

  • Google Adwords tidak sedetail GDN, karena hanya berupa tulisan dan ditandai dengan logo ‘Ad’ pada setiap kemunculannya.
  • GDN mengandalkan visual yang menarik dengan info berbentuk caption yang menyebarkan awareness akan suatu produk atau website.

Yang mana yang lebih efektif, Google Adwords atau Google Display Network? Jawabannya tentu saja tergantung dengan kebutuhan kita sebagai pemilik website yang ingin mempromosikan produk atau jasa kepada users.

Penggunaan Google Display Network untuk Promosi Jasa dan Produk

Mengapa penggunaan GDN untuk promosi jasa dan produk yang kita punya akan lebih efektif? Target pasar dengan bantuan Google Display Network lebih jelas dan mendetail. Inilah beberapa targeting yang digunakan saat memanfaatkan GDN:

  • Keyword or Contextual Targeting.

Sesuai dengan sebutannya, fokus sasaran di sini adalah kata kunci atau tulisan tertentu. Tidak perlu ribet, cukup mengandalkan logika saat berburu kata kunci yang sesuai dengan produk yang mau kita promosikan. Misalnya: kata “trendi”, “baju”, atau “fashion” bila produk yang akan dipromosikan adalah pakaian.

  • Placement Targeting.

Targeting dengan cara ini akan menampilkan banner GDN pada website. Jika tahu traffic website mana yang ramai serta relevan dengan yang ingin kita tawarkan, maka kita bisa tinggal menempatkan iklan di website tersebut dengan memanfaatkan Google Display Network.

Namun, bila belum tahu, inilah tiga (3) jenis placement targeting yang bisa kita manfaatkan untuk menempatkan iklan produk atau jasa kita:

  • Automatic placement.

Dengan cara ini, Google akan mencari website paling pas sesuai kata kunci pilihan kita.

  • Managed placement.

Di sini, kita-lah yang memilih sendiri lokasi sekaligus penawaran yang ingin kita berikan.

  • Negative placement.

Bila kata kunci tidak sesuai, kita bisa menghapusnya dan langsung mengganti dengan yang lebih sesuai dengan target pasar.

  • Topic Targeting.

Di sini, kita menempatkan iklan pada website berdasarkan topik yang spesifik dan sesuai produk atau jasa kita. Misalnya: olahraga bila produk yang kita tawarkan berkaitan dengan kegiatan tersebut, seperti sepatu olahraga atau suplemen kesehatan.

  • Remarketing Targeting.

Google melacak cookies pengguna internet, sehingga produk yang dilihat si pengguna pada satu website kemudian akan muncul lagi sebagai iklan di website lain.

  • Interest Targeting.

Berdasarkan hobi atau minat calon pelanggan, kita bisa menargetkan mereka untuk exposure dari iklan GDN produk atau jasa kita. Misalnya: penyuka baju modis biasanya hobi berbelanja atau traveling, jadi kita bisa mulai menyasar website dengan tema tersebut.

  • Geographic, Language, and Demography Targeting.

Target pasar berpatokan pada lokasi, bahasa, dan demografi calon pelanggan. Intinya, iklan harus sedetail mungkin dan familier bagi budaya target pasar. Misalnya: iklan alat tulis untuk anak sekolah visualnya harus cerah dan menarik.

Inilah alasan Google Display Network adalah salah satu pilihan favorit bagi pelaku bisnis digital saat ini. Jika Anda membutuhkan jasa digital marketing, SAB Agency siap membantu mengoptimalkan website Anda. Tentu saja dengan hasil yang memuaskan dan tepat sasaran.

Sumber:

https://www.dewaweb.com/blog/mengenal-gdn/

https://idcloudhost.com/mengenal-google-display-network-gdn/

https://preampdigitalmedia.com/what-you-need-know-about-white-label-websites/

Leave a Comment

Ready to start your project with us?