Cara Mencari Freelancer yang Amanah, Deliver dan Dapat Dipercaya
Freelancer

Cara Mencari Freelancer yang Amanah, Deliver dan Dapat Dipercaya

Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print

Freelancer sekarang menjadi marak dan jumlahnya sangat banyak. Terkait pekerjaan ini pastilah banyak yang membutuhkan dan banyak yang mencari. Pada intinya freelancer adalah seorang pekerja paruh waktu tanpa terikat tempat dan jumlah waktu kerja. Seorang freelancer hanya terikat kontrak terkait hasil yang diinginkan dari pemilik usaha di waktu yang sudah ditentukan.

Pentingnya freelancer yang amanah, deliver dan dapat dipercaya

Terkait cara mencari freelancer yang amanah, deliver dan dapat dipercaya, sebenarnya mudah. Semua tergantung pada prosedur awal yang ditetapkan. Masing-masing pemilik usaha atau penyedia layanan pastilah punya petunjuk teknis yang harus ditaati.

Perbedaan-perbedaan dalam perekrutan dan teknis cara menjadi freelancer di perusahaan menunjukkan bahwa semua perusahaan akan mencari freelancer yang amanah, deliver dan dapat dipercaya. Hanya saja, cara yang mereka pakai berbeda.

Dalam hal merekrut seorang freelancer yang amanah dan dapat dipercaya, harapannya adalah mampu memajukan kredibilitas sebuah perusahaan tersebut atau mampu menaikkan rating perusahaan.

Maka, seorang perusahaan pasti mencari seorang freelancer yang mempunyai etika. Etika selalu menjadi awal terbangunnya komunikasi menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk.

Kode etik yang harus dipatuhi seorang freelancer

Meski hanya pekerjaan paruh waktu, namun menjadi seorang freelancer tidak boleh sembarangan. Ada juga kode etik yang harus ditaati dan berikut diantaranya:

1. Kejujuran menjadi prioritas utama

Saat awal mendaftar, sebisa mungkin di dalam portofolio yang ditulis adalah suatu kejujuran. Memang seperti itu keadaan yang ada. Tidak dibuat-buat. Tidak dilebih-lebihkan. Maupun dikurang-kurangi. Jadi, ungkapkan apa yang menjadi keahlian yang dimiliki.

Setelah diterima, hal yang paling penting yakni jujur pada kemampuan diri sendiri. Kerjakan proyek yang memang bisa dan mampu untuk dikerjakan. Pilih yang sesuai. Karena memang dari perusahaan pasti menyediakan banyak pilihan untuk dikerjakan.

2. Menjaga integritas diri

Jaga mutu diri sendiri. Terus dipupuk kemampuannya. Tidak cepat merasa puas pada kemampuan yang dimiliki sekarang. Terus berburu ilmu. Biar mahir dalam bidang yang dimiliki.

3. Totalitas dalam mengerjakan proyek yang sudah disepakati

Tugas-tugas yang sudah disepakati untuk dikerjakan, hendaknya cepat untuk diselesaikan supaya pemilik usaha yakin bahwa kamu mampu mengerjakan dan punya semangat tinggi dalam bergabung di perusahaan tersebut.

4. Respect

Sebagai bentuk seorang yang patuh pada aturan yang sudah ditetapkan oleh pemilik perusahaan adalah adanya rasa hormat. Rasa hormat kepada atasan, kepada sesama pekerja lain dan rasa hormat terhadap diri sendiri. Orang yang menghormati orang lain itu artinya menghormati diri sendiri. Menjaga privasi orang lain berarti menjaga privasi diri sendiri.

Empat poin penting di atas bisa menjadi acuan dalam memilih freelancer. Sebagai dasar awal, bahwa etika adalah hal penting yang perlu diperhatikan.

Cara mencari freelancer

Bagi Anda yang ingin mencari pekerja lepas, maka pastikan dulu sudah mengetahui kode etik diatas. Setelah paham dengan keempat poin diatas, barulah melangkah ke cara-cara dibawah ini:

1. Tentukan peraturan awal bagaimana bisa masuk menjadi bagian dari perusahaan

– Mengirimkan portofolio tentang kegiatan sehari-harinya
– Fotokopi Ijazah
– CV (Curriculum Vitae) atau daftar riwayat hidup
– Wawancara dengan calon freelancer
– Surat lamaran kepada perusahaan tersebut
– Fotokopi sertifikat dan piagam
– Fotokopi identitas diri
– SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
– Surat keterangan sehat dari dokter
– Pas Foto
– Surat Keterangan Bebas Narkoba
Semua kelengkapan di atas bisa dipakai semua atau sebagian saja yang sekiranya sudah memenuhi standar dari perusahaan tersebut. Biasanya perusahaan, hanya mengambil beberapa syarat yang dirasa sangat diperlukan untuk pertimbangan diterima di perusahaan tersebut.

2. Keterangan mengenai berkas-berkas tersebut, dikirim via email atau via POS.

Ada kejelasan alur dalam penerimaan, menunjukkan perusahaan tersebut memiliki kapabilitas yang tinggi. Selain itu, proses pelayanan pertanyaan-pertanyaan bagi pendaftar dengan respon menambah kepercayaan freelancer untuk mendaftar. Jadi, freelancer yang berniat untuk mendaftar hanya sekedar coba-coba akan berpikir ulang. Karena melihat keseriusan perusahaan tersebut dalam alur pendaftar.

3. Tahapan penerimaan

Apakah akan ada masa training ataukah langsung siap kerja. Harus ada kejelasan paska ada keterangan freelancer tersebut diterima. Supaya respon dari freelancer tersebut bisa membangun citra yang bagus ke masyarakat. Karena semakin banyak yang diterima akan banyak pro dan kontra yang beredar. Nah, hal tersebut bisa ditepis oleh para freelancer yang mendapat pelayanan dengan baik.

4. Evaluasi kinerja

– Adakan evaluasi kerja, bisa dibuat setiap bulan atau setiap minggunya.
– Adakan feedback bagi mereka yang berprestasi, bisa berupa hadiah, kenaikan pangkat, kenaikan upah atau gaji ataupun bisa berupa hal-hal yang lain yang menunjang karier freelancer tersebut.

Itulah keempat cara mencari freelancer yang amanah, deliver dan dapat dipercaya. Bagi freelancer, siapkan berkas-berkas untuk mendaftar dengan teliti. Jadi, antara freelancer dan pemilik usaha perlu adanya saling menjaga satu sama lain supaya saling bisa membutuhkan dan saling bekerja sama.

Leave a Comment

Ready to start your project with us?