Cost per result membandingkan biaya dengan jumlah hasil yang didefinisikan dalam sebuah kampanye. Sebelum membandingkan dua kampanye, samakan jenis hasil, periode, sumber data, dan basis biaya. Biaya per klik tidak dapat langsung dibandingkan dengan biaya per enquiry sebagai ukuran keberhasilan yang sama.
Nilai yang lebih rendah juga belum tentu lebih baik. Kampanye dengan banyak lead murah dapat menghasilkan lebih sedikit peluang yang relevan jika kualitas enquiry atau tindak lanjutnya lemah.
Rumus cost per result
Rumus dasarnya adalah: biaya yang dihitung dibagi jumlah hasil yang tercatat. Definisi “result” mengikuti tujuan pengukuran, misalnya klik, enquiry, pembelian, atau prospek yang memenuhi kriteria tertentu.
Nyatakan basis biayanya. Angka pada laporan iklan yang memakai belanja media harus dibedakan dari laporan bisnis yang turut memasukkan jasa pengelolaan, produksi materi, atau biaya lain. Gunakan label yang jelas agar keduanya tidak tertukar.
Contoh biaya per lead dan qualified lead
Seluruh angka berikut hanya ilustrasi, bukan hasil klien SAB atau patokan harga industri. Dalam satu periode, sebuah kampanye menghabiskan Rp1.200.000 untuk media dan mencatat 30 enquiry unik. Setelah diperiksa oleh sales, enam enquiry memenuhi kriteria lead berkualitas. Ada Rp600.000 biaya lain yang dialokasikan ke kampanye tersebut.
Biaya media per lead: Rp1.200.000 dibagi 30 = Rp40.000.
Biaya media per qualified lead: Rp1.200.000 dibagi 6 = Rp200.000.
Total biaya per qualified lead: Rp1.800.000 dibagi 6 = Rp300.000.
Ketiga angka tersebut menjawab pertanyaan berbeda. Rp40.000 menunjukkan biaya media untuk memperoleh satu enquiry, sedangkan Rp200.000 menunjukkan biaya media untuk memperoleh enquiry yang diterima sebagai prospek relevan. Rp300.000 memasukkan basis biaya yang lebih luas.
Jika hasilnya nol, jangan melaporkan biaya per hasil sebagai nol. Pembagian tersebut tidak menghasilkan angka biaya per hasil yang dapat digunakan. Laporkan biaya dan nol hasil secara terpisah, kemudian telusuri titik hambatannya.
Tentukan kriteria lead berkualitas bersama sales
Kriteria perlu mengikuti layanan dan target bisnis. Contohnya adalah perusahaan sesuai segmen, kontak valid, kebutuhan relevan, serta kesediaan membahas langkah berikutnya. Tulis alasan diterima atau ditolaknya lead agar evaluasi dapat diperiksa kembali.
Jangan menyamakan klik tombol WhatsApp dengan percakapan yang sudah berlangsung. Demikian pula, klik tombol kirim belum membuktikan formulir berhasil diterima. Definisikan setiap tahap secara terpisah dan cocokkan data platform dengan pencatatan enquiry yang sebenarnya.
Lihat perbedaan cold, warm, dan hot leads serta cara mengidentifikasi qualified leads untuk menyelaraskan bahasa yang dipakai marketing dan sales.
Cara membandingkan dua kampanye
Samakan result: bandingkan enquiry dengan enquiry, atau qualified lead dengan qualified lead.
Samakan basis biaya: pisahkan belanja media dari total biaya kampanye.
Gunakan periode yang sebanding dan perhatikan waktu yang diperlukan lead untuk dinilai sales.
Pisahkan enquiry unik dari duplikasi, spam, dan pengiriman yang gagal.
Periksa sumber data, model atribusi, serta keterlambatan pencatatan sebelum menyimpulkan perubahan performa.
Contoh ilustratif: kampanye A menghasilkan 30 lead dengan enam qualified lead, sementara kampanye B menghasilkan 20 lead dengan delapan qualified lead. Jika belanja medianya sama-sama Rp1.200.000, A memiliki CPL lebih rendah, tetapi B memiliki biaya media per qualified lead lebih rendah: Rp150.000. Keputusan berikutnya tetap perlu mempertimbangkan peluang penjualan dan kapasitas tindak lanjut.
Apa yang dapat dioptimalkan saat biayanya meningkat?
Mulailah dari titik hambatan yang terlihat pada data. Jika klik ada tetapi enquiry sedikit, periksa kesesuaian pesan iklan, penawaran, landing page, dan proses formulir. Jika enquiry banyak tetapi tidak relevan, tinjau target, kata kunci, pesan, serta informasi kualifikasi yang diminta.
Jika enquiry relevan tidak berlanjut, periksa pencatatan, penanggung jawab, kecepatan respons, dan langkah berikutnya. Jangan langsung menyimpulkan bahwa iklan gagal tanpa melihat proses setelah formulir diterima.
Uji perubahan dengan hipotesis yang jelas dan catat tanggalnya. Hindari mengubah terlalu banyak hal sekaligus karena penyebab hasilnya menjadi sulit dibaca. Tidak ada satu angka CPR yang berlaku untuk semua industri, penawaran, dan tahap penjualan.
Hubungkan evaluasi iklan dengan kualitas enquiry
SAB membantu merencanakan dan mengelola Google Ads serta Meta Ads dengan evaluasi biaya, konversi, dan kualitas enquiry sesuai tujuan kampanye. Pelajari layanan paid advertising SAB untuk melihat cakupan pekerjaannya.
Jika hambatan berada pada halaman dan proses konversi, lihat layanan optimasi konversi SAB. Diskusikan kampanye Anda dengan SAB untuk membahas kondisi saat ini, sumber data, dan langkah evaluasi yang sesuai.
Read more articles

Strategi Pemasaran Digital Gagal? Ini yang Perlu Dievaluasi
Digital Marketing

Cara Membangun Kepercayaan Sebelum Menawarkan Jasa!
Digital Marketing

Digital Marketing untuk Pemula, Cocok untuk Bisnis Anda!
Digital Marketing
