Apa Itu Digital Marketing?

1212 2929, 20202020
No comments
Share

Konsep Dasar dan Pengertian Digital Marketing

Saat ini istilah digital marketing atau pemasaran secara digital adalah salah satu istilah yang mungkin akan membuat bisnis Anda terdengar lebih ‘canggih’.

Digunakan secara populer pada awal tahun 2000-an, digital marketing sebenarnya sudah ada sejak lama. Jika ditelusuri lebih lanjut, usianya bahkan sudah 100 tahun lebih tua.

Guglielmo Marconi, penemu radio dianggap sebagai orang yang pertama kali membuat orang berpikir tentang digital marketing. Pada tahun 1986, Marconi menunjukkan pada publik bagaimana sinyal dapat ditransmisikan tanpa adanya kabel. Inilah yang menjadi asal muasal radio yang kita kenal saat ini.

Penemuan radio tentu tidak serta merta menjadi permulaan munculnya digital marketing. Butuh waktu sampai 10 tahun setelahnya sampai teknologi radio bisa diperkenalkan secara luas pada publik. Dan tentu saja tidak perlu waktu lama sampai orang-orang menyadari bahwa teknologi baru ini bisa digunakan sebagai sarana pemasaran alias marketing.

Siaran pertama yang dilakukan lewat radio ad alah sebuah pengumuman tentang pertujukan opera. Secara mengejutkan, orang-orang yang mendengar siaran itu beramai-ramai membeli tiketnya. Dari sinilah strategi digital marketing terlahir.

Anda pasti terkejut. Tanpa adanya ponsel pintar, aplikasi apapun bahkan iklan Facebook dan blog juga belum ada, namun orang-orang sudah mengenal pemasaran digital. Dari sini dapat disimpulkan bahwa digital marketing awalnya tidak berhubungan sama sekali dengan internet. Lantas, apa sebenarnya digital marketing itu?

Berdasarkan pengertiannya, digital marketing merupakan segala jenis upaya yang dilakukan untuk memasarkan sebuah merek baik produk atau jasa dengan menggunakan media digital. Tujuan dari promosi dengan cara digital ini adalah untuk menjangkau pembeli atau calon pembeli secara cepat dan tepat sasaran.

Secara sederhana, digital marketing adalah segala bentuk promosi produk maupun jasa yang melibatkan penggunaan alat elektronik agar bisa menjangkau target pasar yang diinginkan. Alat elektronik di sini bisa berupa radio dan televisi. Inilah sebabnya kenapa digital marketing sebenarnya sudah tercipta jauh lebih lama dari internet.

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, kanal digital yang kita kenal juga semakin banyak. Tidak hanya mengandalkan siaran radio dan televisi, ponsel pintar, situs internet, telepon, email dan lain sebagainya kini menjadi sarana baru yang dimanfaatkan oleh para marketer untuk digital marketing.

Era Baru Digital Marketing

Berdasarkan media yang digunakan, beriklan melalui media televisi atau radio masih termasuk ke dalam bentuk digital marketing. Pada masanya, iklan lewat televisi dan radio dianggap paling efektif karena banyaknya target pasar yang memiliki radio atau televisi di rumahnya.

Seiring berjalannya waktu, televisi dan radio tidak lagi menjadi sumber informasi utama. Layaknya teknologi yang sudah ada sebelumnya, televisi dan radio perlahan mulai tergantikan. Jutaan pasang mata dan telinga yang tadinya mendengarkan berita dan promosi melalui kedua teknologi itu, kini sudah beralih kepada teknologi yang lebih baru yakni telepon dan internet.

Agar promosi tetap berjalan dengan maksimal, para marketer pun membuat penyesuaian dengan menggunakan teknologi digital yang baru untuk beriklan. Mesin pencari, media sosial, email dan situs internet-lah yang sekarang dimanfaatkan sebagai sarana untuk terhubung dengan pelanggan dan calon pelanggan prospektif.

Mengapa Orang-orang Beralih ke Pemasaran Digital?

Meski pemasaran tradisional disajikan dalam bentuk cetakan atau fisik (bisa berupa banner, brosur dan lain sebagainya), digital marketing bisa dilakukan secara elektronik dan online. Artinya, ada jutaan kemungkinan tak terbatas di mana Anda bisa mempromosikan produk yang Anda miliki termasuk lewat email, video, media sosial dan situs-situs berbasis iklan.

Karena digital marketing memiliki banyak sekali pilihan dan strategi, para marketer memiliki kesempatan lebih luas untuk bereksperimen dengan beragam taktik dan bujet. Digital marketing juga akan membuat efektivitas iklan yang Anda buat jauh lebih terukur dengan adanya analytics board. Dengan analytics board, Anda bisa memonitor seberapa besar keberhasilan iklan yang dibuat dan bagaimana ROI[1] (Return of Investment) yang diraih. Ini adalah sesuatu yang tidak bisa Anda lakukan jika berpromosi dengan media iklan tradisional seperti billboard atau brosur.

[1] Nilai perbandingan uang yang didapat atau dihabiskan untuk suatu investasi terhadap jumlah yang diinvestasikan. ROI biasanya dinyatakan dalam bentuk presentase.

Sejarah dan Perkembangan Digital Marketing

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ready to start your project with us?
Let's talk!
© 2021 SAB.id – PT Sinergi Antar Benua (SAB™). All rights reserved.