5 Jurus Membangun Loyalitas Pelanggan via Email Marketing
5 Jurus Membangun Loyalitas Pelanggan Melalui Email Marketing

5 Jurus Membangun Loyalitas Pelanggan Melalui Email Marketing

Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk bisa menunjang performa bisnis online, salah satunya adalah menggunakan strategi pemasaran email marketing. Bisa dibilang, strategi ini merupakan cara yang efektif untuk membangun koneksi dengan calon pelanggan bisnis online dan menjadikan mereka sebagai pelanggan setia.

Pada 2019 saja, sudah lebih dari 293 miliar email yang dikirim di seluruh dunia. Pemasaran melalui email nampaknya bisa menjadi cara yang potensial karena bisa menjangkau banyak calon pelanggan. Meskipun marketing dapat dilakukan melalui media sosial, tak ada salahnya untuk menggunakan email.

Cara Jitu Membangun Loyalitas dengan Email Marketing

Terlepas dari maraknya media sosial akhir-akhir ini, banyak ahli yang menganggap bahwa email pemasaran tetap menjadi strategi paling efektif untuk mengarahkan leads atau calon pelanggan prospek menjadi pelanggan potensial.

Lalu, bagaimana cara agar media ini bisa membangun loyalitas pelanggan dengan optimal? Simak di sini:

1. Kirim di waktu yang tepat

Tahukah Anda bahwa sebagian besar konsumen memeriksa email mereka setiap hari? Dengan menerapkan strategi ini, email pemasaran yang Anda kirimkan berpotensi besar untuk diterima dan dibaca oleh calon konsumen atau yang telah menjadi pelanggan.

Namun, pastikan Anda mengirim surel di saat yang tepat. Biasanya, orang tidak akan membuka surel di hari libur meskipun mereka mendapatkan notifikasi. Maka dari itu, kirimkanlah di hari kerja.

2. Blast ke daftar kontak

Pada platform media sosial apa pun, akun atau akun calon pelanggan bisa saja ditangguhkan atau dihapus kapan saja, dengan alasan apa pun, dan tanpa pemberitahuan. Akun dari calon pelanggan pun berpotensi hilang dan Anda tidak bisa melakukan interaksi lagi.

Nah, hal ini tentu berbeda dengan email. Supaya tidak merepotkan diri Anda sendiri, gunakan sistem email blast alias mengirim ke banyak kontak surel.

3. Optimalisasi konversi

Menurut data yang dikutip dari optinmonster.com, orang yang membeli produk yang dipasarkan melalui email, 138% lebih banyak daripada mereka yang tidak menerima penawaran email. Jika masih mendewakan marketing melalui media sosial, coba pikirkan lagi. Email merupakan salah satu cara terbaik untuk melakukan penjualan online.

Optimalisasi konversi email marketing. Caranya, buat email marketing dengan bahasa menarik yang membuat orang jadi minat untuk membeli.

4. Pertimbangkan algoritma Google dan media sosial yang selalu berubah

Dalam kurun waktu tertentu dan bahkan tidak kita ketahui, Google selalu mengubah algoritmanya. Hal yang sama juga terjadi pada platform media sosial seperti Facebook dan Instagram kerna menggunakan algoritma berbasis interest.

Jika memanfaatkan Google atau media sosial tersebut, pelaku bisnis harus selalu mengikuti perubahan yang terjadi agar tetap mampu menjangkau konsumen melalui pencarian organik. Ini merupakan salah satu kelemahan dan membuat pelaku bisnis bisa saja merasa keteteran.

Sementara itu, dengan surel, Anda bisa mengirimkan materi promosi di waktu-waktu tertentu. Maka dari itu, pelanggan tidak akan ketinggalan informasi atau penawaran berharga dari produk Anda.

5. Personalisasi surel

Ketimbang promosi lewat media sosial, mengirimkan email kepada pelanggan dinilai lebih personal. Terlebih jika Anda menggunakan sapaan dengan nama pelanggan. Email yang menggunakan sapaan nama pelanggan dinilai memiliki tingkat open rate yang lebih besar.

Namun, bagaimana jika pelanggan begitu banyak? Tidak perlu pakai sapaan nama. Cukup dengan menggunakan sapaan sesuai target surel. Jika targetnya anak muda, buatlah sapaan yang ceria.

Mengapa Harus Email Marketing?

Dibandingkan dengan memberikan nomor telepon, banyak orang yang lebih memilih untuk memberikan alamat email-nya kepada pelaku bisnis. Awalnya mungkin memang tidak mudah untuk menghimpun alamat email dari calon pelanggan, tetapi Anda dapat memberikan penawaran berharga sebagai balasan untuk alamat email yang telah diberikan. Misalnya saja memberikan penawaran potongan harga.

Banyak orang yang bersedia untuk mengikuti newsletter dari bisnis jika di dalamnya terdapat penawaran menarik. Bisa disimpulkan, email marketing mampu mendorong pelanggan untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

Mulailah Membuat Email Marketing

Ingin tahu bagaimana cara memulai pemasaran melalui email? Email marketing memang terdiri dari beberapa bagian, tetapi itu tidak berarti harus rumit.

Dalam membuat email marketing, Anda bisa memanfaatkan marketing tools. Saat melakukan kampanye ini, Anda harus mengirim email kepada ribuan sampai ratusan ribu pelanggan penerima. Dengan intensitas sebesar ini, Anda tidak bisa hanya menggunakan email biasa seperti Gmail atau Yahoo.

Anda memerlukan email marketing tools dan ada banyak pilihan yang bisa digunakan. Ada yang berbayar, ada juga yang bebas biaya. Fitur yang ditawarkan masing-masing tools pun berbeda-beda, tinggal pilih saja yang paling efektif menurut Anda.

Jika masih bingung, Anda bisa menggunakan jasa dari SAB Digital Agency. Mereka akan membantu Anda untuk membangun email marketing yang sesuai dengan kebutuhan dan mampu melancarkan bisnis.

Sudah siap buat email marketing terbaik? Mulailah sekarang juga.

 

Leave a Comment

Ready to start your project with us?